0812 9292 0489 Spesialis Akustik Gedung Pertunjukkan Terbaik

Kontraktorstudio.comGedung pertunjukkan menjadi sebuah tempat diadakannya banyak kegiatan dengan disaksikan khalayak ramai, misalnya seni tari, teater, musik, dan sebagainya. Oleh karena itu, diperlukan sistem akustik yang baik. Akustik gedung pertunjukkan ternyata tidak boleh sembarangan.

Akustik gedung pementasan semacam ini perlu benar-benar mendapat perhatian agar penyajian seni bisa tertangkap dengan sangat baik oleh penikmatnya. Selain itu, akustik ruang pertunjukkan juga penting agar menjadikan penikmat seni merasa nyaman dan puas dengan gelaran acara tersebut.

Persyaratan Akustik bagi Gedung Pertunjukkan

Untuk penataan akustik gedung pementasan yang baik, maka perlu mencukupi sejumlah persyaratan penting. Persyaratan tersebut di antaranya tingkat kekerasan yang pas, bentuk ruangan yang cukup, distribusi suara yang merata hingga bebas cacat akustik.

1.     Tingkat Kekerasan yang Pas

Loudness yang pas menjadi persyaratan utama untuk mencapai penataan akustik ideal bagi gedung pertunjukkan. Untuk mencapai tingkat kekerasan yang pas, maka Anda perlu memperpendek jarak sumber bunyi dengan penonton dan melakukan penaikkan terhadap sumber bunyi.

Di samping itu, Anda juga perlu memiringkan lantai, menyesuaikan luas lantai dengan volume gedung, mengelilingi sumber bunyi dengan berbagai pemantul suara, menghindari pemantul paralel, serta menempatkan penonton di tempat yang pas. Cobalah dan rasakan tata akustik terbaik.

2.     Bentuk Ruangan yang Cukup

Bentuk ruang ternyata juga sangat menentukan tata akustik suatu gedung. Adapun macam-macam bentuk ruang pementasan paling umum di antaranya empat persegi, kipas, tapal kuda, serta heksagonal. Lalu, bentuk ruang seperti apa yang mampu menyerap suara dengan baik?

Ternyata bentuk ruang empat persegi mempunyai tingkat keseragaman suara cukup tinggi. Hal ini menjadikan bentuk ruang ini mampu menyeimbangkan suara dari awal sampai akhir acara. Jika dibandingkan dengan bentuk ruang lainnya, maka ruang empat persegi adalah pilihan terbaik.

3.     Distribusi Suara yang Merata

Distribusi suara yang merata juga menjadi faktor penentu kesuksesan penataan akustik dari gedung pertunjukkan. Untuk mencapainya, maka Anda perlu melakukan pengolahan yang maksimal pada elemen-elemen penting ruangan.

Contohnya langit-langit, lantai hingga dinding ruangan. Gunakan permukaan yang menonjol atau tidak merata untuk memaksimalkan distribusi suara. Pastikan jumlah dan ukuran material yang digunakan cukup dan tidak berlebihan.

4.     Bebas Cacat Akustik

Pastikan ruang gedung bebas dari adanya kecacatan akustik. Kecacatan akustik merupakan bentuk kekurangan yang ada pada pengolahan ornamen pembentuk ruangan. Hal ini terjadi sejak proses pembuatannya. Lalu, apa saja yang termasuk ke dalam cacat akustik?

Kecacatan akustik paling umum untuk gedung pertunjukkan di antaranya echo, pemusatan bunyi, serambi bisikkan, bayangan bunyi, distorsi, gaung, dan sebagainya. Guna menciptakan akustik yang ideal, maka usahakan ruangan mampu terbebas dari cacat akustik.

Menciptakan Akustik Gedung Pertunjukkan Ideal

Selain mencukupi sejumlah persyaratan tertentu, Anda juga perlu memperhatikan pilihan material guna mewujudkan akustik ruang pertunjukkan ideal. Dengan demikian, maka gedung pertunjukkan akan mampu menghasilkan mutu suara yang sangat memuaskan.

1.     Gunakan Material Berpori

Penempatan material berpori dalam mewujudkan akustik ideal bagi gedung pertunjukkan amatlah penting. Karakteristik utama material ini mampu menjadikan energi bunyi menjadi energi panas yang mudah diserap. Contohnya mineral wools, selimut isolasi, papan serat, serta plesteran lembut.

Material berpori juga dikelompokkan ke dalam dua jenis, yakni material semprotan dan unit akustik yang siap pakai. Material semprotan memiliki bentuk semi plastik sedangkan unit akustik berbentuk ubin selulosa serta sejumlah serat mineral yang memiliki lubang.  

2.     Pakai Material Penyerap Panel

Material penyerap panel merupakan jenis material kedap yang akan dipasangkan dengan lapisan penunjang padat, namun tetap terpisah dengan adanya rongga tertentu. Nantinya material ini akan bergetar jika tertumbuk oleh semacam gelombang bunyi.

Material penyerap panel begitu gampang disusun menyesuaikan desain yang diinginkan. Ukurannya juga cukup beragam dengan harga yang ramah kantong. Contohnya hardboard, panel kayu, hingga gypsum board.

3.     Tempatkan Karpet

Tidak hanya digunakan sebagai pelapis lantai saja, karpet juga ternyata mampu memaksimalkan penataan akustik bagi gedung pertunjukkan. Karpet ampuh untuk meniadakan kebisingan skala kecil maupun besar. Misalnya, gesekan alas kaki, seretan alas kaki, langkah kaki, dan lain-lain.

Semakin tebal karpet yang dipakai untuk melapisi ruangan, maka semakin besar pula daya serapnya. Kemampuan reduksinya juga sangat optimal. Bahkan nilai estetika suatu ruangan akan semakin tinggi apabila menggunakan karpet sebagai pelapis lantai. Pilihlah warna-warna yang cukup terang dan kontras.

Untuk mendapatkan akustik gedung pertunjukkan yang ideal, maka Anda perlu mencukupi persyaratan penting terlebih dahulu. Mulai dari tingkat kekerasan yang pas, bentuk ruangan yang cukup, distribusi yang merata, serta terbebas dari adanya cacat akustik.

Anda juga perlu memperhatikan material-material pendukung akustik ruang gedung pertunjukkan yang bagus.  Misalnya, penggunaan material berpori, pemakaian material penyerapan panel sampai penempatan karpet. Coba terapkan untuk akustik gedung yang memuaskan dan menjadikan Anda tenang.

Rate this post

Tinggalkan Balasan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan. Required fields are marked *

Suite 3058, Mula by Galeria Jakarta, Cilandak Town Square
Jl.T.B Simatupang Kav.17 Rt.02/Rw.01, Cilandak Barat, Cilandak, Jakarta Selatan – DKI Jakarta 12430
Telp : 0821 2588 8798

© 2020 kontraktorstudio.com All Rights Reserved

error: Content is protected !!