fbpx

0812 9292 0489 Jasa Spesialis Peredam Suara Apartemen Terbaik

Kontraktorstudio.comPara generasi milenial di kota besar, banyak yang cenderung memilih tinggal di sebuah apartemen karena dianggap lebih praktis.  Dikarenakan bentuk apartemen yang terdiri dari puluhan unit dalam satu gedung, maka pasti dibuat peredam suara apartemen agar kenyamanan penghuninya tetap terjaga.

Jasa-Pembuatan-Ruang-Kedap-Suara-Ruang-Seminar-mini-bioskop
Jasa-Akustik-Ballroom-karaoke

Mengapa Harus Dipasang Peredam Bunyi atau Suara?

Sebuah tempat tinggal pasti dibuat untuk memberikan kenyamanan. Hal ini tentu berlaku untuk semua jenis tempat tinggal, baik sebuah rumah di perkampungan, townhouse, hingga apartemen. Ada banyak cara untuk membuat sebuah rumah terasa nyaman dan tenang, misalnya memasang peredam bunyi.

Jika rumah di perkampungan saja ditambah dengan peredam bunyi, maka kawasan apartemen pasti wajib hukumnya. Sebab, kebisingan akan sering terdengar di apartemen yang lokasinya berdempetan dari satu dinding ke dinding yang lain.

Penggunaan alat peredam bunyi di apartemen tidak hanya untuk menciptakan kenyamanan, tetapi juga menjaga privasi penghuninya. Biasanya bahan peredam untuk jenis bangunan ini memiliki kualitas yang lebih baik dan awet dalam jangka waktu panjang.

Jenis Bahan Peredam Bunyi untuk Apartemen

Jenis material peredam bunyi sangatlah beragam. Namun, untuk peredam kebisingan di apartemen, biasanya menggunakan beberapa bahan berikut:

1.     Glasswool

Dinding apartemen biasanya dilapisi dengan bahan glasswool sebagai peredam bunyi. Bahan ini mampu menahan panas, tetapi sangat mudah menyerap uap air. Hal ini membuat bahan glasswool harus diperbaharui setidaknya 5 tahun sekali.

Meskipun ada kekurangannya, glasswool masih banyak diminati karena harganya sangat terjangkau. Konsumen bisa membelinya dalam bentuk gulungan dengan pilihan tebal 2,5 – 5 cm. Panjang per gulungan hampir 30 meter.

2.     Rockwool

Jenis apartemen besar yang dilengkapi dengan fasilitas lengkap, misalnya ruang karaoke atau cinema hingga studio harus menggunakan jenis bahan rockwool. Sebenarnya bahan ini merupakan lapisan tambahan yang diletakkan pada glasswool.

Sesuai dengan namanya, rockwool berasal dari bahan dasar bebatuan berwarna abu-abu kekuningan. Jenis rockwool di pasar Indonesia terdiri dari rockwool lokal dan rockwool import. Kelebihan dari rockwool ini yaitu mampu meredam suara mencapai 100 decibel.

Meskipun memiliki daya redam yang baik, ketika memasang bahan ini harus dilakukan hati-hati dan dikerjakan oleh tenaga profesional karena terdapat bahan kimia yang dapat menimbulkan alergi.

3.     Greenwool

Bahan peredam suara apartemen yang dapat digunakan dalam semua jenis ruangan di apartemen adalah greenwool. Bahan ini juga sering disebut dengan healthywool karena dianggap lebih ramah lingkungan dan sangat minim bahan kimia.

Berbeda halnya dengan rockwool dan glasswool, bahan dasar pembuatan greenwool ini dari polyester fiber yang berfungsi sebagai pengikat air. Ketika dinding dilapisi bahan peredam ini, maka frekuensi suara bisa dikendalikan dan kelembaban udara tetap terjaga dengan baik.

Cara Memasang Alat Peredam Suara Apartemen

Langkah- langkah dalam memasang sound insulation atau peredam bunyi, yakni:

·         Menyiapkan Bahan Utama (Peredam Bunyi Bahan Green Wool/ Rockwool/ Glasswool)

Pemilik apartemen bisa memilih jenis bahan utama peredam bunyi sesuai budget yang dimiliki. Jika ingin terjangkau, bisa menggunakan jenis glasswool saja. Jika ingin daya redamnya lebih baik harus ditambah dengan rockwool dan untuk yang lebih ramah lingkungan menggunakan greenwool.

·         Menyiapkan Gypsum Board dan Karpet Penutup Bahan Peredam

Selain bahan utama, pembuatan peredam bunyi di apartemen harus menggunakan gypsum board dan karpet penutup. Kedua bahan ini membuat kebisingan suara jauh lebih terkendali.

·         Membersihkan Dinding dari Kotoran atau Debu yang Menempel

Setelah bahan siap, dinding harus dibersihkan terlebih dahulu. Hal ini untuk menghindarkan lembabnya udara. Jika udara terlalu lembab, bahan utama bisa lebih cepat rusak.

·         Membuat Sekat Dinding dengan Kayu dan Aluminium Hingga Ruangan Tertutup Sempurna

Dinding yang sudah bersih selanjutnya dipasang sekat dari kayu dan aluminium. Sekat ini berfungsi untuk menempelkan bahan peredam, sehingga bisa berfungsi dengan baik.

·         Menempelkan Bahan Peredam Bunyi yang Dimasukkan dalam Sekat Kayu

Saat penempelan bahan peredam ke dalam sekat-sekat yang sudah dibuat, harus dipastikan semua bagiannya tertutupi dengan sempurna. Usahakan jangan sampai ada ruang tersisa agar suara tidak bocor.

·         Menambahkan Lapisan Gypsum Board

Langkah selanjutnya adalah menambahkan gypsum board. Bahan ini akan membuat suara lebih kedap dan menghindarkan bahan utama dari udara yang lembab. Ukuran gypsum board harus disesuaikan dengan ukuran dinding yang dipasangi peredam bunyi.

·         Menambahkan Lapisan Peredam Kedua

Jika memerlukan ruangan yang memiliki tingkat kedap suara tinggi, maka harus ditambah lagi dengan lapisan bahan peredam kedua. Biasanya peredam bunyi ruangan yang baik terdiri dari minimal 2 lapisan bahan peredam.

·         Melapisi Bagian Akhir Menggunakan Karpet

Agar lapisan terluar dinding tampak rapi, selanjutnya ditambah dengan karpet tipis/ kain/ wallpaper. Lapisan akhir ini sangat dibutuhkan agar peredam suara mampu menahan kebisingan dengan sempurna.

Hunian apartemen yang nyaman bisa diciptakan dengan adanya penambahan alat peredam bunyi. Ada tiga bahan yang bisa dipilih, mulai dari glasswool, rockwool hingga greenwool. Pemasangan bahan peredam harus dilakukan oleh tenaga profesional agar hasil dan fungsinya lebih maksimal.

0812 9292 0489 Spesialis Buat Akustik Panggung Terbaik dan Berkualitas se Indonesia

Kontraktorstudio.comPanggung menjadi tempat untuk mempertontonkan pementasan seni dan berbagai macam acara lainnya. Untuk menjadikan pertunjukkan di panggung bisa dinikmati dengan nyaman, maka cobalah melakukan tata akustik dengan baik. Akustik panggung tentu akan mempengaruhi kesuksesan acara di panggung.

Tanpa adanya akustik yang baik dalam penataan panggung, tentu akan menjadikan suara terpantul dan tidak terarah. Terlebih jika panggung tersebut berada di dalam gedung tertentu, seperti gedung konferensi, gedung pertunjukkan, auditorium, dan sebagainya.

Penataan Panggung

Umumnya panggung dipakai untuk pertunjukkan atau pementasan tertentu. Oleh sebab itu, penting sekali rasanya melakukan penataan panggung. Dengan penataan yang baik tentu akan menjadikan penyaji acara bisa mengekspresikan materi secara baik.

Bentuk panggung juga begitu beragam. Ada yang permanen dan ada juga yang bisa menyesuaikan dengan kebutuhan. Macam-macam bentuk panggung di antaranya proscenium, terbuka, arena, serta extended. Cobalah pilih ragam panggung sesuai kebutuhan.

1.     Proscenium

Bentuk panggung satu ini paling sering dijumpai. Bahkan di sejumlah acara konser, panggung ini menjadi paling sering ditemukan. Proscenium merupakan bentuk panggung konvensional yang memberikan keleluasaan penonton untuk melihat penyaji dari sisi depan saja.  

2.     Terbuka

Panggung terbuka menjadi bentuk panggung yang merupakan pengembangan dari proscenium. Bentuknya menjorok ke sisi penonton di depan dan sedikit diberikan modifikasi. Hal ini menyebabkan penonton bisa melihat penyaji dari sisi samping.

3.     Arena

Bentuk panggung ini sedikit berbeda dari panggung proscenium dan terbuka. Panggung arena memungkinkan penonton dan penyaji agar bisa berkomunikasi secara baik. Panggung ini diletakkan tepat pada bagian tengah penonton dengan karakteristik yang cukup multifungsi.

4.     Extended

Panggung extended merupakan pengembangan dari konsep panggung proscenium. Hanya saja panggung ini menerapkan pelebaran dari sisi kanan dan kiri. Model panggung extended memungkinkan setting dekorasi yang beraneka macam dari berbagai sisi.

Konsep Akustik Panggung

Untuk melakukan penataan akustik bagi untuk panggung, maka Anda perlu merencanakannya secara matang. Termasuk dalam pemilihan material peredam suara agar akustik dari panggung tersebut semakin optimal.

1.     Material Berpori

Material ini dapat dikatakan sebagai penyerap bunyi yang sangat efisien. Material berpori mampu mengubah besaran energi bunyi yang tiba menjadi energi panas di dalam pori-pori tersebut. Mengingat pentingnya fungsi material ini, maka sebaiknya Anda perlu memasangnya untuk panggung terbaik.

Ada beberapa material berpori yang biasa dipakai untuk penataan akustik. Contohnya antara lain plesteran lembut, selimut isolasi, papan serat, serta mineral wools. Anda bisa memilih salah satu dari keempat pilihan material berpori tersebut.

2.     Panel Penyerap

Untuk menyerap bunyi dengan frekuensi rendah yang maksimal, maka Anda bisa menggunakan panel penyerap. Biasanya panel penyerap dipakai pada semacam lapisan penunjang. Akan tetapi, penempatannya perlu dipisahkan oleh rongga tepat di bawah dinding.

Saat menggunakan panel penyerap sebagai peredam suara, maka material ini akan bergetar jika bertubrukan dengan gelombang suara. Beberapa contoh panel penyerap di antaranya hardboard, gypsum, panel kayu, dan lainnya.

3.     Lubang Resonansi

Untuk penyerapan bunyi yang efektif, Anda juga dapat menerapkan lubang resensi dalam penataan akustik sebuah panggung. Lubang resonansi terdiri dari banyak udara yang tertutup serta dibatasi oleh dinding-dinding tertentu.

peredam-auditorium-Hall.png

4.     Karpet

Guna mengoptimalkan reduksi bunyi, maka gunakanlah karpet. Di samping mampu mereduksi bunyi dengan baik, Anda juga dapat meniadakan benturan kebisingan tertentu jika menggunakan karpet. Contohnya, bunyi dari langkah kaki, suara seretan kaki, dan sejumlah gesekan lainnya.

Selain itu, karpet juga bisa dijadikan material penutup untuk bagian dinding panggung. Hal ini bertujuan agar peredaman suara atau bunyi-bunyian ketika pementasan berlangsung bisa diekspresikan secara optimal dan bagus.

Penempatan Loudspeaker untuk Akustik Tata Panggung

Kejelasan sekaligus pemerataan suara di atas panggung ternyata tidak hanya mengandalkan sumber datangnya suara tersebut saja. Untuk memaksimalkan suara, Anda dapat menempatkan loudspeaker.

Saat Anda menempatkan beberapa material peredam suara, maka bunyi-bunyian di atas panggung tetap bisa terkontrol. Jangan lupa untuk menempatkan loudspeaker sesuai dengan kondisi dan kebutuhan panggung.

1.     Terpusat

Anda dapat menempatkan loudspeaker secara terpusat untuk memastikan keteraturan tata akustik di panggung. Hal ini tentu akan menjadikan suasana panggung semakin terasa alami. Sangat bagus untuk acara berpidato atau ceramah tertentu.

2.     Tersebar

Penempatan loudspeaker secara menyebar juga sangat bagus untuk tata akustik. Penataan loudspeaker dengan tipe menyebar seperti ini bisa menyilangkan kejelasan suara dari berbagai macam sisi panggung. Anda bisa menjumpai tipe loudspeaker ini di bandar udara.

3.     Terpadu

Anda juga dapat menempatkan loudspeaker dengan mode terpadu dengan cara meletakkannya pada bagian kursi belakang. Penempatan loudspeaker ini akan menyebabkan suara yang pelan mampu terdengar dengan jelas dan terang seperti di sejumlah gereja.

4.     Kombinasi

Anda bisa menempatkan loudspeaker secara kombinasi yakni menyatukan berbagai tipe, seperti terpusat, terpadu, dan tersebar. Penempatan pengeras suara seperti ini kiranya akan menjadikan panggung kian terasa lebih menakjubkan.

Untuk mempertontonkan acara berkualitas, maka Anda perlu memperhatikan penataan akustik panggung dengan cermat. Dengan penataan akustik yang bagus, maka penonton juga bisa tetap nyaman menyaksikan acara apa yang dipentaskan di atas panggung.

Jl. Kesehatan No. 6, rt 06 rw 05, Kp. Gedong, Kec. Ps. Rebo, Kota Jakarta Timur, DKI Jakarta 13760

Phone : 0812 9292 0489

Copyright 2024 © kontraktorstudio.com All rights Reserved.
error: Content is protected !!