0812 9292 0489 Peredam Suara Ruang Rekaman

Kontraktorstudio.comMembuat ruangan yang kedap suara sangat penting, terutama untuk ruangan yang membutuhkan ketenangan tinggi dan tidak dapat mentoleransi suara-suara bising dari luar, seperti studio rekaman. Oleh karenanya, penting memahami material peredam suara ruang rekaman terbaik yang dapat digunakan.

Memahami Permasalahan Suara dalam Aplikasi Peredam Suara

1. Mengetahui Sumber Kebisingan Suara

Hal pertama yang harus dipahami ketika Anda ingin memasang material peredam suara adalah mengetahui sumber kebisingan suara. Sebagai contoh, untuk ruangan karaoke, maka sumber kebisingan adalah dari suara musik yang diputar melalui sound system dan suara orang bernyanyi.

2. Mengetahui Frekuensi Suara yang Dominan

Ketika Anda ingin menciptakan ruangan yang kedap suara dan terhindar dari kebocoran suara yang berasal dari luar ruangan, maka Anda harus memahami jenis frekuensi suara apa yang dominan ada di ruangan tersebut.

Untuk mengetahui tingkat frekuensi suara yang dominan ada pada suatu ruangan, maka Anda harus mengukur nilai desibel kebisingan suara. Cara mengukur nilai desibel suara bisa menggunakan sound meter.

Sebagai contoh, apabila Anda ingin mengukur nilai desibel mesin pabrik, maka ukur tingkat kebisingan yang ditimbulkan oleh mesin pabrik tersebut menggunakan sound meter. Apabila suara kebisingan yang ditimbulkan sebesar 70 db, maka Anda harus menentukan penurunan frekuensi yang ingin dicapai.

Jika Anda menginginkan suara kebisingan turun hingga 50 db saja, maka Anda harus ukur nilai peredaman yang dimiliki setiap bahan peredam. Selanjutnya dapat dilakukan pemasangan material kedap suara yang sesuai.

Pilihan Material sebagai Peredam Suara Ruang Rekaman

1. Material Polyethylene Terephthalate (PET)

Material PET menjadi salah satu pilihan bahan peredam suara terbaik mengingat sifatnya yang ramah lingkungan karena dibuat dari plastik daur ulang. Bagi para produsen besar, material PET menjadi andalan karena sifatnya yang dapat menyerap suara dan membuat ruangan kedap suara.

Alhasil, penggunaan material PET yang tepat dapat membantu meredam suara dari dalam dan menghindarkan suara bising dari luar untuk masuk ke dalam ruangan. Keunggulan lain dari material PET adalah ia dapat dibentuk dengan mudah tanpa adanya rangka dan menyesuaikan dengan ruangan.

Material PET juga bisa diaplikasikan di manapun. Bagi Anda yang mencari peredam suara untuk ruang rekaman, material PET bisa menjadi salah satu opsi.

2. Material Glasswool

Material glasswool menjadi salah satu material idaman bagi banyak orang, karena harganya yang murah dan kemampuannya untuk meredam suara yang cukup baik. Material glasswool mudah ditemukan di pasaran dalam bentuk roll dengan ketebalan 2,5 sampai 5 cm dengan panjang mencapai 30 meter.

Namun, untuk penggunaan ruangan dengan tingkat kebisingan cukup tinggi seperti studio rekaman musik hingga home theater, glasswool harus dikombinasikan dengan material peredam suara lainnya. Hal ini dikarenakan suara dari dalam ruangan masih dapat keluar dan mengganggu lingkungan.

Umumnya, orang-orang memilih menggunakan material rockwool sebagai pelapis glasswool untuk peredam ruangan. Rockwool juga mudah diperoleh di pasaran dalam bentuk rol. Kelebihan rockwool adalah ia dapat meredam suara dengan tingkat kebisingan mencapai lebih dari 100 desibel.

Anda harus hati-hati apabila menggunakan material glasswool dan rockwool karena keduanya dapat menimbulkan rasa gatal dan iritasi, apabila menyentuh kulit. Selain itu, keduanya menimbulkan bau kimia yang kuat, sehingga kurang baik untuk pernapasan.

Kontraktor Ruang Studio

3. Material Keramik Fiber

Bahan peredam suara dari serat keramik umumnya tersedia dalam bentuk warna putih. Selain berguna untuk meredam suara bising, material serat keramik juga berguna untuk meningkatkan ketahanan material terhadap gempa.

Kekurangan material serat keramik sebagai peredam suara adalah biayanya yang mahal, sehingga jarang dipilih oleh orang. Umumnya, harga material serat keramik per meternya mencapai Rp 80 ribuan. Namun, mengingat fungsinya untuk menguatkan bangunan, material ini cocok dipilih untuk gedung bertingkat.

4. Material Greenwool

Material greenwool dibuat dari bahan serat polyester yang memiliki sifat anti air atau hydrophobic, sehingga lebih tahan lama dibandingkan rockwool dan glasswool yang mudah menyerap air. Sifatnya yang tidak menyerap air membuat greenwool tidak mudah rusak dan berjamur akibat faktor kelembaban udara.

Cara pemasangan greenwool cukup ditempel di dalam tembok atau ditanam pada tembok ruangan yang ingin dibuat kedap suara. Kelebihan lain dari greenwool dibandingkan rockwool dan glasswool adalah ia lebih aman untuk kesehatan, karena tidak akan menimbulkan iritasi atau gatal ketika tersentuh kulit.

Bentuk material greenwool yang tersusun dari pori-pori mikro membuatnya dapat lebih banyak menyerap kebisingan suara. Dengan begitu, greenwool bisa menjadi alternatif pilihan material kedap suara yang tepat untuk ruang rekaman yang tentunya menghasilkan tingkat kebisingan tinggi.

Mengetahui sumber kebisingan suara akan dapat membantu kita memilih material peredam suara ruang rekaman yang sesuai. Selain sumber suara dari luar, sumber dari dalam juga harus diperhatikan. Sumber kebisingan suara akan sangat berpengaruh terhadap jenis frekuensi suara yang dihasilkan.

Rate this post

Tinggalkan Balasan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan. Required fields are marked *

Suite 3058, Mula by Galeria Jakarta, Cilandak Town Square
Jl.T.B Simatupang Kav.17 Rt.02/Rw.01, Cilandak Barat, Cilandak, Jakarta Selatan – DKI Jakarta 12430
Telp : 0821 2588 8798

© 2020 kontraktorstudio.com All Rights Reserved

error: Content is protected !!